Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 12:35:21【Kabar Kuliner】766 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(64)
Artikel Terkait
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- Rahasia kulit sehat dan awet muda dengan 7 makanan kaya kolagen alami
- Rahasia kulit sehat dan awet muda dengan 7 makanan kaya kolagen alami
- Rayakan Hari Pangan Sedunia 2025, dengan kurangi food waste
- SPPG Meruya Selatan akui adanya uji organoleptik menu pradistribusi
- Cara terhindar dari migrain ketika cuaca panas
- MU diimbangi Nottingham Forest 2
- SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pidie siap layani program MBG
- SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar
- 3 sumber protein nabati dan manfaatnya bagi tubuh manusia
Resep Populer
Rekomendasi

2.031 anak terima manfaat MBG Polres Solok Selatan

Simak sejarah dan tujuan diperingatinya Hari Pangan Sedunia

Pengelola SPPG sampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan masal

Refleksi Hari Pangan Sedunia, "Berilah kami makanan secukupnya"

BPOM ajak Universitas Tsinghua berkolaborasi kembangkan ATMP

Pemprov Lampung efektifkan program nasional sejahterakan masyarakat

Menekraf dukung akselerasi produk ekraf di Trade Expo Indonesia

Deputi BGN tinjau SPPG di Banyuwangi, ingatkan standar Program MBG